Selasa, 15 September 2015

 I. ALAT-ALAT KIMIA DAN KEGUNAANNYA

 

= Nama Alat dan  Kegunaan=
 

1.  Labu Ukur

    Menampung dan mencampur larutan kimia.

2. Tabung Reaksi

     Menampung larutan dalam jumlah yang sedikit

3. Beker Gelas

    Menampung bahan kimia atau larutan dalam jumlah yang banyak

4. Gelas Ukur

     Mengukur volume larutan

5. Pipet Ukur

     Mengukur volume larutan

6. Penjepit Tabung Reaksi

   Menjepit tabung reaksi selama melakukan proses pemanasan

7. Pipet Tetes

     Memindahkan beberapa tetes zat cair

8. Mortar dan Alu

     Menggerus dan menghaluskan suatu zat

9. Botol Semprot

      Menyimpan aquadest dan digunakan untuk mencuci atau membilas alat-alat dan bahan

10. Cawan Porselin

 

     Wadah untuk mereaksikan atau mengubah suatu zat pada suhu tinggi

11. Kawat Nikrom

      Mengidentifikasi suatu zat dengan cara uji nyala

12. Erlenmeyer

   Menyimpan dan memanaskan larutan dan menampung filtrate hasil penyaringan.

13. Pembakar Spirtus

     Membakar zat atau memanaskan larutan

14. Batang Pengaduk

     Mengaduk larutan

15. Kaca Arloji

     Penutup gelas kimia , tempat menimbang bahan

16. Klem Buret

    Memegang buret yang digunakan untuk titrasi

17. Statif

    Menegakkkan corong, buret

18. Kertas saring

    Menyaring larutan

19. Rak Tabung Reaksi

    Tempat tabung reaksi

20.  Bola Hisap

    Menghisap larutan yang akan diukur

21. Corong

   Menyaring cairan kimia

22. Kawat kasa

     Sebagai alas penyebaran panas

23. Buret

     Mengeluarkan larutan dengan volume tertentu

24. Pipet gondok

    Dipakai untuk mengambil larutan dengan volume tertentu

25. Plat Tetes

    Tempat untuk mereaksikan zat dalam jumlah kecil

26. Lemari Asam

    Menyimpan larutan yang bersifat asam

27. Oven

     Mengeringkan peralatan yang akan digunakan

28. Neraca

     Mengukur jumlah zat yang diperlukan

29. Bunsen

    Keperluan penggunaan api

30. Kertas indikator


      Menentukan pH larutan

 31.  Centrifuge

   Memisahkan dan mengendapkan padatan dari larutan

32. Eksikator

    Mendinginkan zat

33. Corong Pisah

    Memisahkan larutan dan gas

34. Mikropipet

      Memindahkan cairan dengan volume yang sangat kecil

 

 

Pembahasan

a.  Gelas Ukur digunakan untuk megukur volume larutan dengan cara melihat meniscus secara tepat. Mata harus sejajar dengan gelas ukur, kemudian lihat bagian meniscus bawah untuk mentukan volume larutan.

b. Buret digunakan untuk mentitrasi larutan, buret dipasangkan dengan Erlenmeyer. Fungsi dari Erlenmeyer tersebut untuk menampung hasil titrasi. Tangan kanan digunakan untuk memegang dan menggoyangkan Erlenmeyer sedangkan tangan kiri untuk memegang keran buret.

c.  Labu Ukur digunakan untuk mencampur larutan. Caranya masukkan larutan ke dalam labu ukur. Simpan labu ukur di lengan tangan lalu goyangkan ke arah atas dan bawah agar larutan tercampur.

d.  Lemari Asam ini cara menggunakannya harus dinyalakan terlebih dahulu tombolnya. Pintunya hanya boleh terbuka setengah badan. Gunakan masker dan sarung tangan ketika membukanya.

e.  Oven digunakan untuk mengeringkan alat-alat yang akan digunakan. Hanya untuk alat-alat yang tahan terhadap panas.

f.  Bunsen digunakan untuk keperluan penggunaan api. Selang bunsen harus dihubungkan dengan kerang yang terhubung gas agar dapat mengeluarkan api. Api yang dihasilkan bisa diatur sesuai kebutuhannya.

g.  Kertas Indikator cara menggunakannnya perubahan warna yang dihasilkan kertas indikator  dicocokkan dengan table warna indikator.

h.  Centrifuge cara kerjanya dengan memasukkan larutan ke dalam tabung yang berada di dalam centrifuge. Jumlah tabung tersebut tidak boleh hanya 1 karena di khawatirkan larutan yang berada dalam tabung akan menyembur.

i.   Eksikator digunakan untuk mendinginkan zat. Zat yang akan didinginkan terlebih dimasukkan ke dalam krus. Lalu masukkan krus ke dalam eksikator.

j.  Corong Pisah cara menggunakannya masukkkan larutan ke dalam corong dari atas dalam keadaan keran corong tertutup. Goyangkan corong agar larutan tercampur. Balikkan corong dan buka kerannya agar gas yang dihasilkan larutan tersebut keluar.

k. Mikropipet cara menggunakannya tekan berkali kali thumb knopnya untuk memastikan lancarnya mikropipet. Tekan thumb knopnya dan masukkan mikropipet ke dalam larutan. Tahan pipet dan lepaskan tekanan pada thumb knop agar larutan tersebut keluar.

l.  Neraca cara menggunakannnya harus dipastikan bahwa neraca tersebut berada dalam keadaan yang stabil. Tekan tombol untuk menyalakan neraca, beri alas seperti perkamen ketika akan mulai menimbang zat. Harus diperhatikan juga kapasitas minimum dan maksimum bahan yang boleh ditimbang.

Kesimpulan

    Alat ukur dibedakan menjadi 2, alat ukur yang bersifat kualitatif dan kuantitatif.

Sumber Rujukan

a.    http://www.scribd,com

b.    www.carapedia.com

c.    Wanibesak.wordpress.com

d.    Google Gambar 

Link copy by : 

http://halamantonie.blogspot.co.id/2012/10/alat-alat-kimia-dan-fungsinya.html?showComment=1442302920839#c3849252588742093728